Pemerintah Desa Ketajen menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Pelatihan Memasak Menu PMT Posyandu pada Rabu (20/5/2026) di Pendopo Kantor Desa Ketajen. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta ini melibatkan kader Posyandu, Ketua TP PKK Desa Ketajen beserta anggota, bidan desa, perawat, serta menghadirkan Chef Sarwan MasterChef Indonesia Season I dan Bu Maya Dewi Wulandari, AMG Ahli Gizi Puskesmas Gedangan, dengan dukungan sejumlah sponsor produk makanan, peralatan memasak, dan elektronik. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menyusun menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang variatif, bergizi seimbang, dan mudah diterapkan bagi balita, lansia, maupun sasaran pelayanan Posyandu lainnya. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Ketajen memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi gizi yang berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Desa Ketajen yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Memasuki sesi materi, Maya Dewi Wulandari, AMG selaku Ahli Gizi Puskesmas Gedangan memberikan edukasi mengenai konsep Pemberian Makanan Tambahan, mulai dari jenis-jenis PMT, syarat pemberian PMT sesuai kelompok sasaran, hingga contoh menu bergizi seimbang bagi bayi, balita, lansia, dan kelompok sasaran lainnya. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga peserta dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi sebagai salah satu upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"PMT yang baik bukan ditentukan oleh mahalnya bahan makanan, melainkan oleh keseimbangan kandungan gizinya, kebersihan dalam pengolahan, serta kreativitas dalam penyajian agar menarik dan disukai oleh penerima manfaat. Kader Posyandu memiliki peran penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai hal tersebut," ujar Maya Dewi Wulandari, AMG Ahli Gizi Puskesmas Gedangan.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik memasak bersama Chef Sarwan MasterChef Indonesia Season I. Dalam sesi ini, peserta diajak mengolah dua menu PMT, yakni Puding Lumut dan Bubur Korea, menggunakan bahan yang mudah diperoleh namun tetap memperhatikan keseimbangan nilai gizi. Chef Sarwan juga membagikan berbagai teknik pengolahan makanan agar kandungan gizi tetap terjaga, sekaligus memberikan tips penyajian yang menarik sehingga dapat meningkatkan minat makan anak maupun kelompok sasaran lainnya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan antusias. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi, bertanya, serta terlibat langsung dalam setiap tahapan praktik memasak. Di penghujung acara, panitia menggelar kuis interaktif dengan berbagai hadiah menarik yang didukung oleh sponsor berupa produk makanan dan bumbu dapur. Kegiatan tersebut semakin menambah semangat peserta sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antar kader Posyandu.
Melalui Edukasi dan Pelatihan Memasak Menu PMT Posyandu ini, Pemerintah Desa Ketajen berharap seluruh kader dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di Posyandu masing-masing serta menjadi agen edukasi gizi bagi masyarakat. Dengan meningkatnya kompetensi kader dalam menyusun menu PMT yang sehat, variatif, dan bergizi seimbang, diharapkan kualitas pelayanan Posyandu semakin optimal serta mampu mendukung tumbuh kembang balita, kesehatan lansia, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Ketajen secara berkelanjutan.